Ditulis Oleh Puja Wardana

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Sastrawan dan Pengacara #

Dua kisah di antara karakter yang berbeda. Dua-duanya suka menulis. Pengacara suka fakta, sedang sastrawan mimilih fiksi. Meski judul, tema dan inti cerita sama. Bisa dibayangkan, hasilnya bagaimana?

Suatu hari di televisi. Terjadi dialog antara Sastrawan dan Pengacara.
Moderator; “Bagaimana pandangan anda tentang perang?”
Sastrawan; “Perang merugikan rakyat! Kapal tempur selalu memburu untuk membunuh! Tak peduli dengan yang mati, biadab!”
Moderator; “Hebat, gaya bahasa anda sungguh bergelora. Nada emosi jiwa yang kuat!”
Pengacara; “Dalam perang selalu menyalahi HAM! Bukti dan fakta di medan tempur jadi saksi kejamnya perang. Apapun alasannya perang harus dihentikan!”
Moderator; “Apa yang saudara lakukan untuk mencegah perang?”
Sastrawan; “Memberi motivasi tentang kemerdekaan. Membuat cerita indah tentang dunia baru! Anggap semua berawal dari imajinasi”.
Pengacara; “Hukum harus ditegakan. PBB harus tegas dan bijak dalam bertindak. Hentikan perang!” Dialog selesai, siaran televisi pun usai.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s