Ditulis Oleh Rara Aghni

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Tebakan #

Degung sunda mengalun merdu dari youtube. Mata Abi mulai merem melek. Apalagi tangan lembut istri tercinta memijit-mijit punggungnya. Aroma jeruk yang dibalur pada tangan dan kaki menambah nyaman. Rasanya syurga begitu dekat. Ini rutinitas menjelang kerja malam.

Dalam pada itu, datang Ali (Leh) putra ketiga mereka.

“Umi, Leh punya tebak-tebakan. Apa bedanya Leh, Tuyul, sama TV?”

Mendengar pertanyaannya saja kontan Abi dan Umi terbahak-bahak. Umi bahkan sampai sakit perut.

“Apa, gitu?” Umi menyerah tanpa perlawanan.

“Nih, kalau tv kotak, tuyul botak, Leh jangan dijitak.”

Sekali lagi Abi dan Umi terkekeh-kekeh. Ali tersenyum manis, berlalu dengan puas telah membuat orangtuanya bahagia (tertawa).

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s