Ditulis Oleh Retno Pey

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Even Motivasi

Fiksi # Lupa #

Pagi itu Ana mengeluh pada ibunya.
“Saya itu sering kelupaan sholat isya, kadang ketiduran, kadang baru sholat tengah malam.”

“Makanya sebelum tidur kamu sholat dulu. Masa ibu meski mengingatkan kamu terus.” Ucap ibunya.

“Itulah masalahnya, Bu. Ibu tahu sendiri saya kalau sudah cium bantal langsung tidur.”


Sore hari, sepulang kerja Ana merebahkan tubuhnya ke ranjang. Dilepaskan kacamatanya dan mulai memejamkan mata untuk menghilangkan penat dan lelah. Beberapa menit kemudian, dia membuka matanya. Samar terlihat tulisan yang cukup besar di dinding kamar tepat di depannya “SAYA BELUM SHOLAT”. Dia pun segera memakai kacamatanya.

“Ibu sengaja membuat itu untukmu supaya kamu tidak lupa lagi.” Ucap ibu yang berdiri di ambang pintu kamarnya.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s