Ditulis Oleh Fajriatun Nur

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Teman Hutang #

Bu Kus yang sedang menyapu halaman sambil berdendang kecil, tiba-tiba diam saat salah seorang tetangganya lewat. Bahkan ketika ditanya dia malah melengos, alih-alih menjawab.

“Bu, ditanya kok malah begitu? Nanti dikira sombong lho?” tegur Pak Kus yang sedang menikmati kopi di teras.

“Huh, biarkan saja, Pak. Ibu malas menjawabnya sih?” sahutnya seraya meneruskan menyapu.

“Memangnya kenapa, Bu? Ada masalah?” Pak Kus heran, pasalnya dua hari yang lalu istrinya dan tetangga itu terlihat masih akrab.

“Ada. Dia itu sudah tidak ‘bala’ sama kita, Pak!” jawabnya dengan nada ketus. Melihat suaminya yang kebingungan Bu Kus menjelaskan.

“Hutang-hutang dia sudah lunas semua, Pak. Kemarin anaknya yang pulang dari Jakarta melunasi semua. Kita kapan, Pak?”

Pak Kus pura-pura tidak mendengar, malah meyeruput kopi dengan nikmat.


Banjarnegara, 091114

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s