Ditulis Oleh Sakura Lyra

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Senja membiru #

Senja merangkak pasti, hatiku bimbang, tak mungkin pulang dengan wajah kusut dan mata sembab, hanya akan membuat banyak pertanyaan, entah mengapa kakiku malah melangkah menuju tempat ini.

Aku mendorong pintu kaca menuju meja resepsionis, senyum manis itu menyambutku hangat, “Selamat Sore mba, ada yang bisa kami bantu”, aku merogoh tas mengambil dompetku, memperlihatkan sebuah kartu member berwarna biru. “Sebentar ya mba, kami proses dulu” aku hanya mengangguk, “Silahkan mba ini kuncinya, private room no tujuh”, aku tersenyum dan menuju ruangan yang tak asing bagiku.

Biasanya disini aku habiskan bersamamu, tapi kini aku sendiri, kembali kesini hanya membuat aku makin frustasi mengingat tentang kita, tapi aku tak punya tempat lain untuk berlari.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s