Ditulis Oleh Ria Ashri Farrija

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Kuuuus! #

”Kus, atuh sono maen bola bareng temen-temen kamu. Jangan diem aja da kamu teh laki-laki!” Ibunya kembali menggerutu habis-habisan sampai seluruh air liur dalam mulutnya hilang.
Si Anak Sulungnya itu tetap senang pada dunianya. Ya, menggambar dan merawat. Dan yang paling membuat Ibunya geram yaitu; menggambar desain baju, dan merawat kuku-kukunya yang bersinar juga mulus.
”Duuuuh, Gustiiiii. Tulung….” Seakan tak kuat, Ibunya malah kabur ke tetangga sebelah untuk bergosip ria.

”Jah, si Emak, mah!” Dia jadi risih sendiri. Menggambar pun idenya sudah tersedot gara-gara dimarahi si Emaknya.
Kustian pun beranjak pergi. Disamparinya bola sepak yang menggelinding dekat halaman rumah Ujang.

Si Emak pun mendengar suara tendangan bola dekat rumahnya. ”Wah, Alhamdulillah si Kusti udah sadar!” Ucapan syukur itu langsung disambangi dengan lari-lari kecil ke halaman rumahnya.

Dan ternyata benar. Kustian sedang bermain bola. Namun, terdengar juga suara anak-anak perempuan

”Kus, kesiniin Kus bolanya!” ”Kus, tong kaditu najongna!” ”Aw, sakit ih kena bola teh!” raungan Kustiana dan para anak perempuan itu menggema.

Pandangan mata Emaknya pun seketika jadi kabur semua. Dan tubuhnya langsung terjerembab ke dekat pohon mangga.

Kustian main bola, bersama anak perempuan.

Kuuuuuuus!

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s