Ditulis Oleh Neni Yuhaenah

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # TERSENTAK #

Hari pertama dia sekolah. Tak ada kejanggalan apapun. Begitu pula dengan hari kedua. Di hari ketiga, dia mulai bolos. Saat ditanya alasannya, dengan ringan dan tanpa rasa bersalah, dia menjawab. ”Malas belajar.”
Kejadian seperti itu berulang, beberapa kali. Guru dan orang tuanya hanya bisa geleng-geleng kepala. Mengusap dada. Berbagai cara telah dilakukan. Mulai dari cara halus hingga bentakan, juga hukuman. Tak satu pun yang mampu membuatnya jera.
“Kamu datang ke sekolah, untuk apa?”
“Belajar!” Katanya sambil memalingkan muka.
“Masa yang mau belajar, bolos terus?” Tak ada jawaban. Hanya menunduk.
“Kamu sudah punya pacar?” Mukanya memerah. Di balik binar matanya, ada senyum kecil di sudut bibirnya.
“Kamu mau pacarmu tahu tentang kelakuanmu?” Dia tersentak. Membelalak.
“Jangan …!” Wajahnya memucat. “Tolong…! Saya berjanji untuk tidak melakukannya lagi. Selama ini saya salah, tak pernah mendengarkan nasehat orang lain. Saya menyesal…!” Ucapnya memelas, penuh harap. Wajahnya menegang, menunggu reaksi dari gurunya.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s