Ditulis Oleh Dewi Novianty

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Event Motivasi

Fiksi # Perubahan #

Sepulang kerja, Uwi melihat undangan walimatul ‘ursy bersampul hijau di atas meja kamar. Matanya melotot membaca nama calon kedua mempelai. Buru-buru ia mengambil androidnya.

“Assalamu’alaikum, Uwi …,” sahut suara di seberang.

“Wa’alaikumsalaam. Zahra, undangan ini serius?” tanya Uwi langsung.

Terdengar tawa khas Zahra, sahabatnya. “Kamu kesini sekarang, akan kujelaskan,” tutupnya.


“Nah, bicaralah. Bagaimana bisa akhirnya kamu menerima lamaran Zulfan?” Uwi penasaran.

Zulfan yang ia kenal adalah seorang preman. Kerjanya bolak-balik masuk bui. Berkali-kali lelaki itu melamar Zahra yang notabene seorang muslimah sejati dan berkali-kali pula ditolak. Tapi, kini ….

“Dua tahun lalu, terakhir kali kutolak lamarannya, ia pergi merantau untuk belajar ngaji dan memperbaiki diri. Dari pengakuannya, dia percaya bahwa perempuan baik-baik diperuntukkan bagi lelaki yang baik pula. Selama dua tahun itu ia berubah menjadi lelaki shalih.” Zahra tersenyum. “Dan tahukah …, kali ini aku yang melamarnya. Bukan Zulfan,” pungkasnya.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s