Ditulis Oleh Wulan Ayuningtyas

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Lupa #

“Maaf, Kiai. Mohon ajarkan bagai mana caranya agar saya bisa hafal Al-qur’an.”
Pintaku satu hari, kepada Kiai Sepuh.

“Bacalah satu surah dengan mengulang-ulanginya sebanyak empat puluh kali, tanpa terputus.”
Jawab Kiai Sepuh, tanpa menoleh kearahku.

“Apakah seperti itu cara Kiai, hingga bisa hafal seluruh surah Al-qur’an?”

“Ah, tidak juga.”

“Lantas?”

“Setiap hari, siang dan malam, saya membaca seluruh surah, tapi saya masih juga sering lupa.”

“Berarti Kiai belum hafal Alqur’an?”

“Insya Allah saya hafal seluruh surah Al-qur’an. Tapi saya sering lupa menjalankan perintah Allah yang terkandung dalam surah-surah yang saya baca.”

@Juma’at mubarrok.

Surabaya, 7 Nopember 2014.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s