Ditulis Oleh Okinohara Shofwani Houvan Syakura

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi #In The Rain#

Sleedorntuin masih terlelap. Dingin semakin menyergap. Tidak ada pilihan lain kecuali bergelung di dalam Bed Cover. Hangat dan nyaman.

Kantuk sudah lenyap seiring jarum jam yang semakin mendekat ke angka empat. Akhirnya, aku hanya bisa bermesraan dengan seluruh penghuni kamar. Koleksi boneka, diary, benda pink, dan akhirnya mataku tertancap pada lukisan di sudut kanan dekat jendela.

Itu lukisan Qiara yang bertema Rain. Dia melukis aku dan dirinya yang sedang bermain hujan.

“Alexa … Ini kamu, yang sedang memungut kerikil kecil dan ini aku. Sedang membawa payung-ayung kecil kita. Semoga kamu suka.”

“Tentu, aku suka, Qiara. Lukisan yang sangat indah”

“Thanks” Ucapnya lirih khas Qiara. Senyum simpulnya membuat lesung pipitnya tampak manis.

Qiara. Tanpa kusadari air mata meleleh haru bercampur rindu nan syahdu.

“Semoga, suatu saat di Surga-Nya kita bisa bersama. In the rain. Aamiin.

Jam dinding kamarku menjeritkan, “Hello, Girl! Wake Up!” Kulirik, tepat pukul lima pagi. “See you, Qiara” Bisikku.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s