Ditulis Oleh Rosi Ochiemuh

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Ronda #

Malam yang sepi dalam suasana jum’at kliwon. Para warga kampung bergilir untuk jaga di siskamling. Sesuatu kegiatan yang khas dari turun temurun di Negeri ini. Sambil menjaga di pos kamling (tempat khusus para penjaga ronda) sambil bermain gaplek atau catur.

Kopi dan cemilan menjadi teman bagi mereka. Seolah sudah menjadi kawan akrab menemani malam panjang di pos. Pak Hansip dan Pak Julian masih tegang bermain catur. Pak Aziz dan Kang Dana nampak ramai sendiri dengan permainan gapleknya. Udin, Husin, Ocyid, jadi penonton saja sembari memainkan gitarnya. Sambil bernyanyi lagu Ebiet.G.Ade, tembang lawas yang membuat para gadis mendengarkan jadi klepek-klepek puyeng atau tersentuh.

Saat sedang asyiknya mereka dengan aktifitas jaga malam di pos. Lewatlah Mas Umar dan Richie dengan berpakaian koko dan sarung yang rapi.
“Mau kemana nih Mas Umar dan Richie?” Sapa Pak Julian dan Pak Aziz.
“Mau ke masjid, sholat sembari nunggu adzan subuh.” jawab Richie.
“Wah.. para pemuda yang rajin ibadah. Patut ditiru tuh Ocyid, Husin, Udin” ujar Kang Dana.
Ocyid, Husin dan Udin hanya nyengir.
“Alhamdulillah.” Lanjut mas Umar.
“Kami permisi duluan ke masjid. Nanti kalian semua menyusul ya.” Tukas mas Umar dan Richie.
Mereka yang jaga ronda melanjutkan kegiatannya. Hmmm Andai setiap kampung begini.. ternyata cuma khalayan saya penulis semata. Semoga selalu ada jaga ronda dan setiap warga selalu rukun damai meski di tengah kesembrawutan kota.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s