Ditulis Oleh Puji Yuliani

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

#EventMotivasi

Fiksi # Demi Sebuah Mimpi #

Buku-buku berserakan di kamar. Kubuka satu persatu, mencari materi untuk belajar. Sial! Tak ada satu pun. Segera kulempar buku sembarangan. Geram.

Aku terlalu bodoh. Tak sepantasnya otak pas-pasan masuk jurusan matematika. Bersaing dengan otak-otak encer bak Pluto.

“Astaghfirullah … kenapa kamar berantakan begini, hah?!” Teriakan Teh Rani, membuatku kaget.

“Aku bodoh, Teh. B-O-D-O-H!” ucapku tak kalah lantang. Buliran bening menetes dari sudut mata.

“Apa yang terjadi, jelaskan pada teteh?!” Teh Rani mendekatiku, suaranya mulai melunak.

“Tadi di kampus aku tidak bisa mengerjakan soal kimia. Dengan sinis, seseorang mempermalukanku di depan teman-teman. Kenapa dulu aku harus sekolah di SMK bukan SMA?” ujarku di sela isak tangis. Dia memelukku erat.

“Jangan pernah menyalahkan dirimu. Belajarlah dari kejadian ini!” Aku mengangguk pelan.

“Ya. Aku akan berusaha demi sebuah mimpi.” Kuusap air mata dengan punggung tangan.

“Gitu dong. ‘B’ itu pantang menyerah!” Kami berpelukan. Tawa renyah menghiasi sudut bibir.

*note: ‘B’ => golongan darah

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s