Ditulis Oleh Puja Wardana

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # Haji Edun #

Kang Cucu, nama sederhana dari kampung di kaki Gunung Malabar. Sarjana SD, yang KO karena korban orang tua tak mampu. Tiap hari jadi kuli koki di sebuah pabrik kerupuk. Racikan bumbu buatan Kang Cucu amat menggoda, manis pedas nan mempesona.

Suatu hari, “Ah, aku mau buka pengolahan kerupuk sendiri!” Dengan sedikit tengadah, Kang Cucu memandang langit.

Diawali modal uang celengan, yang terselip coin demi coin hasil upah dari juragan kerupuk. Hari-hari tak pernah henti, semua serba sendiri. Semangat baru Kang Cucu untuk maju terus berpacu, hingga kerupuknya dia beri nama “Edun”! Jenis kerupuk unik mirip cacing, dengan rasa yang khas pula.

Bak Sarjana Teknik Industri, perlahan tapi pasti. Kerupuk “Edun” jadi maju, pelanggan pun saling berebut. Kriiing… Kriing…! “Halo, kang tolong kirim satu truck ke Jakarta!” “Cirebon, tolong dikirim secepatnya!” Telepon dari pelanggan seolah tak pernah henti. Kini Kang Cucu telah maju, dikenal dengan julukan “Haji Edun”.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s