Ditulis Oleh Opi Sopiyati

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

mawar ungu

Fiksi # GAK KONSISTEN #

Adzan Dzuhur berkumandang, dengan semangat Zahra melangkah menuju Mushola sekolah, “Nak, ayo kita shalat berJama’ah!!” Seru Zahra pada anak-anak didiknya yang sedang mengerumuni makanan.

“Bentar Bu, Nanggung!” Ujar Falah dengan makanan penuh di mulutnya.

“Loh, itu sudah Dzuhur Nak, nanti dilanjutkan makannya setelah shalat,” Zahra kembali berujar.

“Ibu nih gimana sih, jadi orang gak konsisten banget!” Komentar falah masih dengan mulut yang penuh makanan.
“Ia nih, Ibu gak konsisten huuuuuuuh …” sahut yang lain.

Dengan bingung, Zahra bertanya pada mereka “Gak konsisten gimana maksudnya?”

“Kan Ibu sendiri yang bilang, jangan suka meninggalkan atau membuang makanan, itu namanya mubajir. Kalau mubajir itu temannya setan,” jawab Falah.

“Terus kalau kita salat sekarang, bagaimana nasib makanan kita Bu? Kan sayang mubajir. Kita gak mau akh jadi temennya setan,” sambung falah dengan mimik serius.

“Astaga!! Maksud Ibu dengan mubajir itu bukan begitu Falah …” Zahra menepuk bahu Falah.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s