Ditulis Oleh Defri Ar-Rahman

Lewat
Gudang Puisi

Facebook photo

LINGKARAN KASIH SAYANG

Duhai ar-Rahim.
Engkaulah retina bagi jiwaku,
tanpamu; arahku senja, lalu buta.

Kesedihan hidup mengenang masa dari kesepian malam
Engkau tau?
telah gelap matahari menyitaku;
Ranting menyembunyikan bayangnya dari cahaya
Sungai hentikan riak yang rindu akan kehaussan.
Saat ratu menjadi sabda yang dipuja
Raja membuat pelangi menuju hakikat sorga;
Untuk siapa?
Apakah engkau tak pernah tau.

Oo. ar-Rahim
Engkau adalah sungai dari nasib Kasih Sayang
tangan di atas tangan yang tersemedi
kaki dalam arah satu nama; Engkau ar-Rahim
rupa dari wujud tak tersentuh

Lihatlah!
Ketentuan yang aku langgar untukmu;
Aku datangi langit saat suara di bawah sadar
kukubur diri tanpa sehelai kasih sayangpun
mungkin engkau takkan pernah tau
dalam pengabdian demi putaran
taqdir meminta tangan bicara dengan patung pasir di sungai matahari yang luka terpenggal
Oo. ar-Rahim
aku takut bersama tanya saat rindu membujuk;

“untuk apa?; mengingatnya serongga nafas hingga lepas
apakah engkau telah meneguk anggur pengabdian
hingga terseret dalam harapan cahaya malam yang memabukan
Pulanglah engkau kepangkuanmu duhai ar-Rahman
Engkau tak lagi di ingat dalam rintik basah rinai ar-Rahim
dia benar telah mengurung diri
di langit engkau bisu, di tanah engkau layu
lihatlah di sisimu!
bunga mana, yang tak harapkan air?
tanpa mata air, dengan air mata ia meminta
kenapa engkau tak meraba
Oo. ar-Rahman
sekarang mungkinkah waktu yang telah menguncimu dalam penjamuan ruang
hingga;
takkan ada kisah yang dapat kami terjemahkan
tak ada petunjuk yang mampu di ilhamkan
tak ada tangan di atas tadah pengharapan
tak ada air hidangan
hanya air mata di atas secawan rasa
kami tak melihatmu di seratus purnama akhir ini”

Aku masih di sini, sama dari awal hingga nanti
masih bersama yang sama;
ar-Rahim, kekasih yang meninggalkan alam tubuh ini

Wahai ar-Rahim, kupanggil engkau dari balik jendela langit
kuseru dalam linangan doa
kubuat telaga dengan air mata
apa benar engkau tak mengingatku saat malam menjelang akhir?

Aku merindukanmu-bersama lingkaran waktu kasih-sayang

Karya: Defri Ar-Rahman

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s