Ditulis Oleh Nandang Sofyan Priatna

Lewat
Fiksimini Bahasa Indonesia

fiksimini

Fiksi # Tengah malam #
Gelap menggayuh tengah malam. Rintik hujan mulai memebasahi jalan hitam yang begitu jelas tersinari lampu kristal mobil yang ku pacu kencang. Saat membelok ke perkampungan laju mobil pelan mengikuti jalan yang terjal. Dari kejauhan terlihat seseorang berdiri di pinggir jalan sambil melambaikan tangan. Semakin dekat semakin jelas seorang wanita muda berteduhkan daun pisang.
Kuberhenti di depannya. Saat hendak mengambil remot pembuka pintu, wanita itu sudah duduk di sebelahku. Aku terkesima. Ia menatap dengan sinar matanya yang tajam, lalu tersenyum cantik sekali. Aku tak’berdaya saat ia menggumuliku. Anganku melambung jauh, tiba-tiba gelap.
Pagi-pagi. “Mobil itu terkunci, tapi kok orang ini ada di sini?” terdengar orang-orang berbisik. Aku siuman.
“Nah…dia bangun, kenapa bang kok tidur di kuburan?” kata orang-orang berkerumun. Aku tak’ menjawab.

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s