Ditulis Oleh Agit Pangandaran

Lewat
Puisi

 

Facebook photo

PUISI
DEWI (HANYA UNTUK DIKAGUMI, BUKAN UNTUK DICINTA)
Oleh : Agit Pangandaran / #KiGigitSastra

Ada senyum penghapus luka
di sela rapuh hatiku di jalanan
dialah sang Dewi penghapus debu yang lara
ku rasakan manisnya, ku rasakan definisinya

Memang bukan sekedar senyum
karena sanggup membuatku tegak
dialah sang Dewi yang tersimpan dihatiku
sekedar untuk dikagumi, bukan untuk dicinta

Memang bukan sekedar senyum
wajahnya yang lembut mampu ku cerna
dialah sang Dewi dalam gelapnya hatiku
akupun hanya bisa berpena untuk membukanya

Memang bukan sekedar senyum
ku tahu cintanya memang bukan untukku
mungkin untuk yang lain
karena memang tak pantas untukku, dialah sang Dewi

Ada senyum penghapus luka
di sela aku pergi
dialah sang Dewi
tapi bukan untuk terus diingat lagi
dia, dia dan dia
hanya bisa tergores di prasasti rahasia
yang mungkin akan menjadi bagian memori
dia, dialah sang Dewi

Pangandaran, 16 januari 2014

Iklan

tulis

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s